Jangan Panik! Pahami Status Pasien Covid-19

Tabalong – Untuk meminimalisir lojakan data terindikasi covid-19, Dinas Kesehatan Tabalong ingatkan warga untuk memahami status dari beberapa kategori indikasi terpapar gejala covid-19. Pemerintah telah menetapkan 3 status untuk orang sebelum terindikasi covid 19. Yaitu orang dengan risiko, orang dalam pemantauan, pasien dalam pengawasan atau suspek covid 19.

Pertama, orang dengan risiko atau ODR adalah orang yang datang dari wilayah terdampak virus. Sedangkan orang dalam pemantauan atau ODP, adalah orang yang datang dari wilayah terdampak, disertai gejala demam dan batuk pilek.

Status selanjutnya adalah pasien dalam pengawasan, atau PDP. Status ini ditetapkan ketika gejala klinis ODP meningkat dan sudah dikonfirmasi oleh petugas yang mengawasi. Penetapan status PDP harus melalui proses rongent dan uji kesehatan lainnya. Ditingkat PDP atau bisa disebut suspect, harus diisolasi untuk mendapat penanganan lebih lanjut. Sebelum ditetapkan menjadi positif, status PDP ini harus melalui uji laboratorium untuk menbgetahui kepastian terjangkit atau tidak.

Juru bicara Tim Siaga Corona Tabalong, Dokter Taufiqurrahman Hamdie, menjelaskan, pentingnya edukasi status ini bagi masyarakat agar mereka memahami dan menyadari kondisi risiko dirinya terpapar covid-19 . Sehingga dapat mengisolasi diri secara mandiri dan memutus rantai penyebaran covid-19.

yang penting artinya gini masyarakat sudah memahami resiko resiko yang terjadi, yang tadi misalnya orang yang tergolong ODR tadi dia melakukan karantina mandiri supaya dia tetap dirumah saja menghindari kerumunan orang sehingga dapat mengurangi potensi penularan dan sebagainya, walaupun orang yang ODR ODP atau PDP ini belum tentu dia positive corona. ” ujar Taufiq.

Dokter taufiqurrahman Hamdie juga mengimbau warga untuk tidak panik. Pasalnya panik dapat meningkatkan adrenalin yang menyebabkan sistem imun tubuh menurun, sehingga mudah terpapar penyakit. (Rangga)

Tinggalkan Balasan

Next Post

Cegah Covid-19, Layanan Tatap Muka Mpp Dibatasi

Kam Mar 26 , 2020
Tabalong – Pengelola Mal Pelayanan Publik telah sepakat untuk membatasi jam kerja pelayanan tatap muka. Hal ini dibahas dalam rapat yang digelar dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu bersama 20 instansi lainnya yang memberikan layanan di MPP, pada 24 Maret 2020. Semua instansti telah sepakat untuk memberikan layanan […]