Jajal Sirkuit Marido, Atlet Balap Motor Kalsel Targetkan Emas di PON Papua

TABALONG – Menjelang pelaksanaan pon ke-20 di papua, Tim Balap Motor Kalimantan Selatan menggelar latihan resmi perdana pada Minggu 11 Juli 2021, di Sirkuit Marido Desa Kasiau, Kabupaten Tabalong. Tiga orang atlet balap motor akan dikirim, untuk bersaing di ajang olahraga nasional yang digelar setiap empat tahun sekali tersebut.

Tiga atlet balap motor tersebut hendra rusadi untuk kategori diatas usia 20 tahun, nomor perorangan. Serta Adieta Herianoor dan Muhammad Noor, untuk kategori dibawah usia 20 tahun, nomor perorangan dan beregu. Di tengah pandemi covid-19 seperti ini, memperbanyak latihan di sirkuit permanen, dianggap penting oleh tim pelatih untuk mengembalikan sentuhan, dan fisik para atlet. Pasalnya selama ini tidak ada event balap motor yang berlangsung.

 “Kita kembalikan disini aja, ini aja perbanyak latihan. Di sirkuit permanen kita perbanyak latihan, seminggu itu ada 2x paling minim, maksimal 4 pertemuan dalam seminggu. Jadi kita perbanyak latihan karena berhubung ini covid jadi kita tidak ada event atau apa, jadi kita hanya bisa latihan diperbanyak dan fisik itu aja.” Kata Khairul Anwar, Pelatih Balap Motor Kalsel.

Tim Balap Motor Kalsel ini optimis dapat membawa pulang medali emas di ketiga nomor yang mereka ikuti. Hal ini tak terlepas dari perolehan qtp, atau kualifikasi waktu tercepat, saat pra-pon sebelumnya, dimana pembalap Kalsel menduduki posisi atas.

 “Ya kalo optimis pasti lah, pastinya ingin memberikan yang terbaik buat Kalimantan Selatan biar bisa bikin bangga Kalimantan juga kan. Targetnya sih sudah pasti emas. Kalo perhitungan semuanya mungkin kami anggap musuh beratlah, tapi kami harus berjuang sekuat tenaga biar bisa memberikan yang terbaik buat Kalimantan Selatan.” Kata Hendra Rusadi, Atlet Balap Motor Kalsel

“Berkaca atau berpengalaman dari kegiatan pra-PON kemarin, sebenarnya skill maupun tarungnya atau keberanian atlet kita tidak jauh beda dengan atlet-atlet di provinsi lain. Karena di saat kita melaksanakan QTP atau Qualifying Time Practice atau pencari waktu tercepat untuk menduduki row atau posisi terdepan, kami di setiap kelas itu berada di posisi bagus, karena di saat kami melaksanakan QTP atlet kami berada di posisi 3, posisi 4, dan posisi 5.” Kata Agus Saihu, Manager Tim Balap Motor Kalsel.

Untuk meningkatkan perolehan waktu para atlet, tim balap motor Kalsel pun menetapkan base time yang dikurangi setiap sesi latihannya. Sesi pertama, para atlet balap harus mencapai dibawah 53 detik setiap putaran, atau sekitar 1,85 kilometer. Lalu diturunkan ke angka 51 detik, dan terakhir 50 detik. (Alfi Syahrin).

Next Post

Mendorong Kemajuan Daerah Melalui Optimalisasi PAD

Sen Jul 19 , 2021