Jahe Merah, Tanaman Biofarmaka Yang Miliki Banyak Khasiat

TABALONG – Jahe merah termasuk kedalam jenis tanaman biofarmaka, yaitu tanaman yang memiliki khasiat atau fungsi menjaga kesehatan tubuh. Tanaman ini menjadi viral selama pandemi, arena khasiatnya yang dianggap mampu meningkatkan daya tahan tubuh apabila diracik dengan tepat sebagai obat herbal.

Jenis jahe merah adalah jenis yang paling sering digunakan masyarakat Indonesia. Pasalnya jahe merah mengandung zat anti inflamasi, antioksidan dan anti emetik atau anti muntah.

Kabid Sarana dan Prasarana Pertanian Hortikultura Distan Tabalong, juga menjelaskan bahwa jahe ini telah digunakan secara turun temurun di masyarakat sebagai obat pereda batuk, pelancar peredaran darah serta menambah stamina. Namun khasiatnya akan lebih terasa apabila dicampurkan dengan bahan lain seperti madu.

 “secara umum manfaat jahe merah adalah untuk daya tahan tubuh dan bagaimana sirkulasi peredaran darah bias berjalan dengan lancer dan yang ketiga juga sebagai untuk meningkatkan stamina, namun bukan hanya dengan jahe tapi juga harus dicampur dengan rempah yang lain sehingga daya tahan tubuh kita akan semakin lebih baik, tidak kalah penting kadang kadang di masyarakat kita secara umum secara turun temurun jahe digunakan untuk meredakan batuk ” Kata Muhamad Abduh, Kabid Sarpras Pertanian Hortikultura Distan Tabalong.

Ia juga menjelaskan, jahe merah memiliki peluang pasar yang cukup tinggi untuk dijadikan bisnis. Pasalnya selain mudah untuk dijual, harga jahe merah dapat mencapai harga 10 hingga 15 ribu per kilo. (M. Arie Arieyadi).

Next Post

Petugas Gabungan Amankan Phyton Sepanjang 6 Meter

Sel Jul 13 , 2021
TABALONG – Damkar Satpol PP dan BPBD Tabalong bersama UPBS gabungan mengamankan seekor ular phyton sepanjang 6 meter di Kelurahan Mabuun, pada 6 Juli 2021. Pengamanan ular phyton ini berawal dari aduan masyarakat yang berpapasan dengan ular ini saat melintas di jalan bypass terminal Mabuun. Evakuasi dilakukan sekitar jam 2 […]