Jaga Kebersihan Pemotongan Kurban Untuk Cegah Bakteri

TABALONG – Kesehatan hewan kurban menjadi point penting yang harus diperhatikan terlebih dahulu, sebelum memilih dan memotong hewan tersebut untuk dikurbankan. Namun ternyata, proses pemotongan hewan kurban serta perlakuan terhadap dagingnya juga menjadi salah satu faktor yang menentukan kelayakan daging untuk dikonsumsi.

Daging yang baik perlu diperlakukan dengan baik, dengan tujuan untuk menghindari kontaminasi dari luar. Daging yang telah dipotong harus dibagikan pada penerima dalam kurun waktu 4 jam, agar kesegaran daging tetap terjaga.

Kepala seksi kesmavet Dinas Pertanian Tabalong, Karnadi Elham, menyarankan petugas atau panitia kurban harus menjaga kebersihannya. Pasalnya melalui sepatu dan tangan yang kotor, akan berpotensi besar menjadi sumber kontaminasi terhadap daging.

 “Cara perlakuannya ya dari memotong biasanya kan ada petugas panitia hewan qurban yang membagi-bagi itu dari sepatunya ya jangan menjajak tempat dagingnya, karenakan pada sepatu atau tangan tangan yang kotor bisa mengkontaminasi daging yang baik jadi kalau perlakuannya baik penaganannya baik ya menghasilkan daging yang baik” Kata Karnadi Elham- Kasi Kesmavet P2HP Distan Tabalong.

Karnadi juga menyarankan agar pembagian daging menggunakan kantong plastik bening. Pasalnya kantong plastik hitam merupakan produk daur ulang, yang mengandung karbon dan dapat mengontaminasi jika bersentuhan langsung dengan makanan. (M. Arie Arieyadi).

Next Post

Warisan Budaya Suku Dayak Ma'anyak Desa Warukin

Sel Jul 6 , 2021