Jadi Penyalur Kredit Gerbang Emas, PT BPR : Realisasi Kredit Sudah Mencapai 97 %

Tabalong – Dalam peresmian operasional PT Bpr Tabalong Bersinar hasil marger atau penggabungan 3 BPR, Komisaris Utama PT BPR Tabalong Bersinar, menyampaikan mengenai neraca atau kondisi keuangan di PT BPR Tabalong Bersinar.

Salah satunya terkait realisasi penyertaan modal dari pemerintah daerah tahun 2019, untuk program kredit gerbang emas bunga nol persen yang diperuntukan bagi pelaku UMKM. Penyertaan modal tahun 2019 sebesar 10 milyar rupiah, hingga saat ini sudah tersalurkan sebesar 9,7 milyar rupiah. Sehingga hanya tersisa 300 juta rupiah.

Komisaris Utama PT BPR Tabalon Bersinar, Ahmad Zubair optimis dalam waktu dekat 300 juta rupiah untuk program kredit gerbang emas bunga nol persen bisa perserap 100 persen.

“kredit gerbang emas sudah saya sampaikan tadi realisasi nya sudah 9,7 milyar dari 10 milyar yang dialokasikan ke BPR melalui penyertaan modal daerah nah sisa nya hanya 300 aja lagi nah itu alhamdulillah mungkin nanti beberapa hari sudah terserap itu diharapkan clear 100 persen kita sudah bisa melaksanakan menyalurkan kredit gerbang emas sebesar 10 milyar untuk tahun 2019” kata Zubair

Zubair menambahkan, selain program kredit gerbang emas yang telah terealisasi 9,7, adapula total asset PT BPR Tabalong Bersinar sebesar 73,5 milyar dalam rencana bisnis bank, simpanan masyarakat tabungan atau deposito sebesar 38,5 milyar, dan kredit umum 42,5 milyar. Selanjutnya neraca tersebut akan dilakukan audit oleh kantor akuntan publik bersamaan dengan bergabungnya LPUK Tanta dan BKK Banua Lawas ke PT BPR Tabalong Bersinar. (Sherly)

Next Post

PT BPR Tanjung Bersinar Akan Berperan Bantu Pulihkan Ekonomi Pasca Covid-19

Sen Jul 6 , 2020
Share on Facebook Tweet it Share on Google Pin it Share it Email Tabalong – Penyertaan modal dari pemerintah tabalong tahun 2019 ke PT BPR Tabalong Bersinar untuk program kredit gerbang emas bunga nol persen, telah terserap hampir mencapai 100 persen. Yakni 9,7 milyar rupiah dari total 10 milyar rupiah. […]
error: