Ini Syarat Baru Nikah di KUA Selama PPKM level 3

TABALONG – Sejak Senin 26 Juli 2021, Kabupaten Tabalong dianjurkan pemerintah pusat untuk melaksanakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat, PPKM level tiga. Hal ini berpengaruh pada berbagai kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan sosial khususnya pernikahan.

Pelaksanaan pernikahan atau hajatan, hanya boleh diselenggarakan dengan dihadiri 25 persen dari kapasitas tempat acara. Menindaklanjuti aturan tersebut, kementerian agama tabalong pun menetapkan aturan bagi penyelenggaraan pernikahan di KUA atau di luar KUA, dengan membatasi jumlah undangan, serta meniadakan kegiatan makan ditempat.

Kepala kua tanjung, syaibani alkan menjelaskan, selain aturan tersebut, pihaknya juga mempersiapkan surat pernyataan bagi mempelai agar menyanggupi melaksanakan acara dengan penerapan protokol kesehatan tersebut. Surat pernyataan akan dilengkapi dengan materai agar memiliki kekuatan hukum.

“khusus untuk pelaksanaan di rumah pelaksanaan menikah kami akan menambahkan persyaratan surat pernyataan kesediaan mentaati protokol kesehatan dengan materai 10000dari yang punya hajat ada surat pernyataan kesanggupan menerapkan itu.” Kata Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Tanjung, Syaibani Alkan.

Pihak kua juga bekerjasama dengan danramil dan polsek setempat dalam mengawasi pelaksanaan pernikahan atau hajatan yang diselenggarakan masyarakat di luar KUA. Hal ini untuk memastikan aturan PPKM level tiga berjalan sebagaimana mestinya. (Al Munawarah).

Next Post

Rakor Bersama Basarnas, Bupati Anang Harapkan Konsep Penanganan Bencana Yang Lebih Baik

Kam Jul 29 , 2021
TABALONG – Untuk meningkatkan sinergi, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Basarnas Banjarmasin menggelar rapat koordinasi SAR daerah tahun 2021 di Tabalong, pada 27 Juli 2021. Rakor SAR daerah ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan jasa pencarian dan pertolongan sesuai dengan kontijensi yang ada di Tabalong. Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani, yang membuka […]