Ini Dominasi Kasus Yang Ditangani Kejari Tabalong

Tabalong – Kejaksanaan Negeri Tabalong, menyampaikan laporan kasus yang mereka tangani selama periode januari hingga Juni 2020. Hal tersebut disampaikan di kantor kejaksaaan negeri tabalong desa mbaurai kecamatan murung pudak pada 15 Juli 2020.

Selama periode januari hingga Juni, Kejari memproses surat pemberitahuan dimulainya penyelidikan sebanyak 146 perkara, penuntutan 124 perkara, upaya hukum 29 perkara, dan eksekusi 106 perkara. Sedangkan kasus yang ditanganki kejari masih didominasi oleh kasus narkotika dengan 50 perkara.

Kepala Kejaksaan Negeri Tabalong Syamsidar Monoarfa mengatakan, meski di tengah pandemi covid-19 kejaksaan tetap melaksanakan sidang. Namun pelaksanaan sidang dilakukan melalui daring. Meski demikian Syamsidar menegaskan, pelaksanaan sidang berjalan baik atas kerja sama dengan pengadilan, kepolisian, dan rutan.

“Terkait pidana umum alhamdulillah walaupun dalam keadaan kondisi pandemi covid-19 ini tetap kami eksis melaksanakan sidang terjalin dengan baik, dengan pengadilan, terjalin baik koordinasi dengan pihak kepolisian termasuk rutan dan itu tetap berjalan walaupun memang ada sedikit kendala terutama proses sidang yang tadinya secara konsfensionalyaa, bertatap muka di ruangan sidang tapi ini secara daring yaa, dalam lingkaran online jadi tentu suasananya berbeda kita harus akui dalam proses sidang ada beberapa pihak kurang terakomodasi terutama.” Kata Syamsidar Monoarfa.

Syamsidar menambahkan meski harus berlangsung daring, namun pelaksanaan sidang tetap menjunjung tinggi keadilan, dengan terdakwa yang didampingi pengacara.

Next Post

Peringati Hari Bhakti Adhyaksa Ke-60, Kejari Tabalong Bagi-Bagi Sembako

Sen Jul 27 , 2020
Share on Facebook Tweet it Share on Google Pin it Share it Email Tabalong – Kejaksaan Negeri Tabalong memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-60, dengan menggelar bhakti sosial pada 15 Juli 2020. Bakti sosial diulakukan dengan cara menyerahkan secara simbolis bantuan berupa sembako, kepada Pondok Pesantren Yayasan Ulumul Qur’an  Mabu’un, serta […]
error: