Hasil Positif Rapid Antigen Dominasi Data Covid-19 Tabalong

TABALONG – Hingga minggu 15 Agustus 2021, jumlah pasien positif covid-19 dalam perawatan di Tabalong berjumlah 293 orang, yang awalnya hanya sebanyak 161 orang pada Kamis 12 Agustus 2021. Data pasien positif covid-19 ini bisa dikatakan meningkat signifikan, sejak Pemerintah Kabupaten Tabalong merekap data terkonfirmasi positif dari hasil pemeriksaan rapid antigen, sesuai kebijakan dari Pemerintah Republik Indonesia.

Namun terjadi kesalahan dalam rekap data tersebut, yakni hasil pemeriksaan rapid antigen terdahulu turut dimasukkan petugas, seharusnya data yang direkap hanya hasil pemeriksaan di hari yang sama, atau real time. Hal tersebut diakui jubir satgas penanganan covid-19 Tabalong, Dokter Taufiqurrahman Hamdie.

Sehingga adanya penambahan signifikan kasus positif di Kabupaten Tabalong, tidak menunjukkan jumlah pasien di hari tersebut, melainkan bersifat komulatif. Oleh karena itu, kedepan Pemerintah Kabupaten Tabalong akan memperbaiki data tersebut.

 “Ya karena ada yang lebih dari 2 minggu yang lalu datanya baru dirilis sekarang kan tidak matching dengan hasil perkembangan setiap harinya, karena kita harusnya mengamati perkembangan positif itu harian. Nah artinya yang hasilnya sampai 100 lebih itu tidak menggambarkan bahwa hari itu Tabalong ada orang positif sampai 100, sebetulnya itu data komulatif.” Kata dr. Taufiqurrahman Hamdie, Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Tabalong.

Dokter Taufiq menuturkan, hasil pemeriksaan rapid antigen hanya berlangsung sekitar 30 menit. Oleh karena itu, hasilnya dapat langsung diinput di hari yang sama, baik dari rsud haji badaruddin kasim, Rumah Sakit Pertamina, maupun faskes lainnya. (Alfi Syahrin).

Next Post

Perluas Tracking Kasus Covid-19, Pemerintah Turunkan Biaya PCR

Rab Agu 18 , 2021
TABALONG – Dalam siaran youtube Sekretariat Presiden pada minggu 15 Agustus 2021, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menginstruksikan, agar Kementerian Kesehatan menurunkan biaya pemeriksaan Swab PCR dikisaran 450 ribu rupiah, hingga 500 ribu rupiah. Presiden Jokowi juga meminta, agar hasil tes keluar selambat-lambatnya satu kali 24 jam. Jubir satgas penanganan […]