Harga Ikan Budidaya Naik, Ketersediaan Oksigen & Pakan Jadi Penyebab

TABALONG – Sejak awal Juli lalu, beberapa jenis ikan budidaya, sepeti ikan mas, nila hingga patin, di Tabalong mengalami kenaikan harga. Kenaikan mencapai dua hingga 5 ribu rupiah per kilogram.

Berdasarkan pengakuan sejumlah pedagang ikan di pasar tanjung, kenaikan terjadi salah satunya akibat kelangkaan oksigen, yang membuat pendistribusian ikan terhambat. Selain itu harga di tingkat pembudidaya juga meningkat akibat naiknya harga pakan ikan.

“sejak lebaran haji ikan sungai semuanya naik yang dari makan Bama ikan nila,mas,lele,patin disebabkan pembelinya agak kurang pang oksigen kami nch kekurangan oksigen nila biasanya penjualannya 35 jadi 38 ikan mas biasa 30 jadi 35 lele biasa 28 jd 30 patin biasa 25 jadi 28 untuk pembeli biasa biasa aja pang.” Kata Jaliyah, Pedagang Ikan.

“biasanya kami jual 35 sekarang terpaksa 37 sampai 38 menyesuaikan wan ambilanya ambilanya naik yang pertam oksigen kurang ada kada mencukupi lawan ikannya sudah mau habis musim kemarau.” Kata Anang, Pedagang Ikan.

Para pedagang ini memperkirakan, kenaikan ini akan berlangsung lama, karena salah satu penyebabnya adalah naiknya harga pakan. (Al Munawarah).

Next Post

Melihat Para Pengangkut Sampah Infeksius Covid-19 Bekerja

Rab Sep 1 , 2021
TABALONG – Di masa peningkatan kasus covid-19 seperti saat ini, sejumlah profesi dituntut untuk terhubung langsung dengan virus berbahaya tersebut. Tidak hanya tenaga kesehatan, namun juga petugas khusus pengangkut sampah infeksius dari pasien covid-19. Di tabalong petugas khusus pengangkut sampah infeksius merupakan petugas dari dinas lingkungan hidup setempat. Salah satunya […]