Harga Cabai Melambung Tinggi, Ini Sebabnya…

TVTABALONG – Dalam beberapa pekan terakhir, harga cabai melambung tinggi di pasaran. Kenaikan harga bahkan mencapai 2 kali lipat untuk cabai rawit, yaitu sekitar 120 hingga 140 ribu rupiah per kilogram. Hal ini diakibatkan banyak petani pembudidaya cabai yang gagal panen. Sehingga jumlah cabai yang dipanen petani tidak mampu memenuhi kebutuhan pasar.

Hal ini diakui petani cabai di Desa Ribang Kecamatan Muara Uya, Dwi Cahyono. Ia mengaku kesulitan membudidayakan cabai beberapa bulan terakhir, lantaran intensitas hujan yang tinggi. Hal ini membuat biaya produksi meningkat, lantaran banyak hama menyerang tanaman.

 “Tahun ini untuk panen sulit, jadi penanaman sulit jadi banyak hama, segala macam penyakit terus modal produksi mahal  juga, dan disamoing itu ada peristiwa beberapa bulan yang lalu kita terjadi bencana alam banjir di beberapa wilayah di kalimantan selatan sehingga itu membuat banyak cabe yang gagal panen nah itulah penyebab utama harga cabe melambung.” Kata Petani Cabai Desa Ribang Kecamatan Muara uya, Dwi Cahyono.

Hal senada juga diungkapkan petani cabai dari Desa Masingai 2, Kecamatan Upau, Tugiran. Ia mengaku sempat rugi akibat banjir yang merendam setengah hektar lahan kebun cabai miliknya. Sehingga menyebabkan 1500 pohon cabai membusuk dan gagal panen. Tugiran menjelaskan, tanaman cabai sangat rentan diserang hama dan penyakit, terlebih jika lahan pertanian cabe terendam air.

 “Jadi lombok itu gak tahan kena banyu sampai 4 5 hari, atau 3 hari itu terus menerus kan layu, mati. Tau-tau lombok itu busuk separo, separo separo busuk terus kering,.. kering gitu jadi kesemuanya kalau 1 pohon itu sudahj kena 1 sehamparan itu kena semua.” Kata Petani Cabai Desa Masingai 2 Kecamatan Upau, Tugiran.

Secara umum, ada dua komponen lingkungan yang dapat menyebabkan kematian dan kehancuran tanaman cabai. Pertama komponen biotik seperti serangga, bakteri, jamur dan virus. Dan kedua komponen abiotik, seperti suhu ekstrim, kelembaban berlebih, cahaya buruk, nutrisi tidak mencukupi, ph tanah buruk dan polusi udara. (Rangga ).

Next Post

Cabai Mahal, Tanam Cabai di Polybag Bisa Jadi Solusi

Sel Apr 13 , 2021
TVTABALONG – Gagal panen dalam beberapa waktu terakhir banyak melanda petani cabai di tabalong. Umumnya gagal panen terjadi lantaran curah hujan tinggi, sehingga menyebabkan tanaman cabai mudah terserang hama dan mati. Dinas Pertanian Tabalong memperkirakan produksi cabai akan normal kembali pada bulan Juni mendatang. Predisksi ini didasari dari perkiraan cuaca, […]