Gelar Jambore PKK Sesuai Protokol Kesehatan, Syarifah Syifa Sampaikan Pesan Ini…

Tabalong – Tim Penggerak PKK Kabupaten Tabalong menggelar jambore kader PKK tingkat kabupaten pada 1 Juli 2020. Pelaksanaan jambore tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya yang digelar meriah dengan diikuti banyak kader dari seluruh kecamatan. Pelaksanaan jambore tahun ini justru digelar sederhana, karena pandemi covid-19.

Setiap kali jambore, biasanya digelar berbagai lomba seperti yel-yel, memasak, penyuluhan 10 program PKK dan lain sebagainya. Namun kali ini Tim Pengegrak PKK Tabalong hanya melaksanakan lomba penyilihan 10 program PKK yang diikuti 12 peserta dari 12 kecamatan.

Ketua Tim Penggerak PKK Tabalong, Syarifah Syifa menjelaskan pelaksanaan jambore kali ini sesuai tema, agar para kader dapat meningkatkan kualitas kerja dalam pelaksanaan 10 program pokok PKK.

“ Saya ucapkan terimakasih kepada semua Kader PKK yang telah berada di jambore Kader PKK pada hari ini yang merupakan anjang kebersamaan dan bersilaturahmi juga sebagai upaya pembinaan peningkatan pengetahuan kemamupan serta keterampilan bagi kader pkk perkenan kan saya namun pada kesempatan ini kita tidak bisa melaksanakan jambore kader Pkk seperti tahun tahun yang lalu ini dikarnakan adanya pandemi covid 19.” Ucap Syarifah

Syarifah Syifa mengimbau kepada seluruh Ketua Tim Penggerak PKK kecamatan agar selalu memberikan arahan kepada Ketua Tim Penggerak PKK Desa, agar tetap melaksanakan tugasnya ditengah pandemi covid 19. Namun dengan menerapkan protokol kesehatan.

Dalam kesempatan ini, Ketua Tim Penggerak PKK Tabalong bersama wakilnya menyerahkan hadiah pada peserta lomba penyuluhan sepuluh program PKK dengan jenis hadiah utama madya dan pratama. (Munawarah)

Next Post

Pasien Tanpa Gejala Dominasi Kasus Positif Corona Tabalong

Sel Jul 7 , 2020
Share on Facebook Tweet it Share on Google Pin it Share it Email Tabalong – Dilansir info dari Tim GTPP Covid Nineteen Tabalong, kasus terkonfirmasi positive mencapai 109 orang, sampai tiga Juli 2020. Dari total 109 kasus tersebut, sebanyak 90 persen di dominasi oleh para pasien dengan kriteria tanpa gejala. […]
error: