Forkopimca Murung Pudak Imbau Masyarakat Tidak Berkumpul

Tabalong – Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Murung Pudak, melakukan teguran kepada masyarakat yang berkumpul di tempat keramaian di wilayah Mabuun Kecamatan Murung Pudak, pada Sabtu Malam 28 Maret 2020. Masyarakat yang berkumpul, diminta untuk membubarkan diri dan menerapkan physical distancing, untuk mencegah penyebaran virus corona.

Pembubaran massa ini untuk mengurangi dan membatasi pergerakan orang dengan risiko, ODR, maupun orang dalam pemantauan, atau ODP covid-19 yang dkhawatirkan tidak melakukan karantina mandiri. Pasalnya kecamatan murung pudak merupakan wilayah yang tertinggi ODR maupun ODP, dengan jumlah 59 ODP, dan 1 PDP, per 30 Maret 2020.

Kapolsek Murung Pudak, Iptu Samsu Suargana, mengimbau masyarakat untuk tidak berkumpul di tempat keramaian. Sehingga pemutusan mata rantai penularan covid-19 dapat dilakukan dengan maksimal.

“Untuk kegiatan kami malam ini bersifat himbauan kepada warga mabuun ataupun warga lain untuk tidak  lagi melaksanakan kumpul-kumpul” jelas Iptu Samsu.

Selain mengimbau masyarakat untuk tidak berkumpul dalam satu tempat, Camat Murung Pudak, Abdul Halim meminta para penjual makanan maupun menerapkan untuk menerapkan sistem penjualan dengan dibungkus. Sehingga tidak ada masyarakat yang makan atau minum di tempat.

“Kita pertama apa yang disampaikan kapolsek bukan untuk menghalangi orang untuk menghalangi rezeki, kalau memang masyarakat perlu makan atau apa silahkan bungkus” sampai Halim.

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Tabalong telah menetapkan kebijakan untuk belajar dirumah bagi para siswa, sejak 24 Maret hingga 6 April. Namun, kebijakan tersebut harus didukung dengan peran orang tua dalam pengawasan terhadap anaknya, untuk belajar di rumah. (Adit/ Fauzi)

Next Post

Pemkab, Polri & TNI Akan Lakukan Penyemprotan Wilayah Tabalong

Rab Apr 1 , 2020
Share on Facebook Tweet it Share on Google Pin it Share it Email Tabalong – Penyemprotakan disinfektan akan dilakukan menggunakan mobil watercanon milik polres Tabalong, pada 31 Maret 2020 di wilayah tengah. Panyemprotan nantinya difokuskan ke jalan raya, karena untuk fasilitas umum seperti pasar, taman dan rumah ibadah, sebelumnya telah […]
error: