FKUB & Polres Tabalong Imbau Warga Tabalong Jaga Kedamaian & Ketentraman

TVTABALONG – Forum Komunikasi
Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Tabalong, bersama pihak terkait melakukan
penandatangan pernyataan bersama, terkait peristiwa perusakan mushala di Minahasa
Utara, (3/2/2020) di halaman Mapolres Tabalong. Penandatangan
diawali pembacaan surat pernyataan FKUB Tabalong oleh Wakil Ketua FKUB, Zulfan
Syahrani.

Dalam pernyataan ini
disampaikan sikap penyesalan dan rasa sedih atas peristiwa tersebut, dan
meminta aparat penegak hukum segera menangani secara adil. Selain itu FKUB juga
meminta aparat penegak hukum segera menangani secara adil dan profesional,
serta pemerintah daerah setempat berkoordinasi melibatkan para tokoh agama.

Surat pernyataan ini ditandatangani oleh ketua FKUB Tabalong, pemerintah Kabupaten Tabalong, dan Ketua DPRD Tabalong. Ketua FKUB Tabalong, Gusti Tamrani mengimbau bagi masyarakat tabalong  tetap menjaga kedamaian dan ketentraman.

“saya sendiri mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga perasaan – perasaan yang ada, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Masing-masing agama menjaga anak buahnya lah dari hal-hal yang tidak diinginkan” ujar Gusti

Sementara Kapolres
Tabalong, AKBP Muhammad Muchdori, mengimbau masyarakat  untuk tidak mudah terprovokasi terkait
informasi negatif. Pasalnya, sejauh ini hubungan antar umat beragama di Kabupaten
Tabalong, terjalin dengan harmonis.

masyarakat jangan termakan isu-isu yang berkembang, karena memang salah menerima informasi yang tidak benar  akan berdampak pada suatu ancaman negatif. Jaga kedamaian yang sudah ada diciptakan oleh pendahulu-pendahulu,  kita wajib meneruskan dengan baik” ucap AKBP Muchdori

Kegiatan ini juga di
hadiri oleh tokoh-tokoh agama, Ketua Majelis Ulama Indonesia Tabalong, Kementerian
Agama, Aparat TNI dan Polri. (Aditya)

Next Post

4 Mahasiswa Tabalong Di Nanjing Kembali Ke Tanah Air

Sel Feb 4 , 2020
TVTABALONG – Empat mahasiswa Tabalong, yang berkuliah di Nanjing Polytechnic Institute, memutuskan kembali ke tanah air secara Mandiri pada 2 Februari 2020. Mereka adalah penerima beasiswa hasil kerjasama pemerintah daerah dengan PT Conch tahun 2019 lalu, yang berjumlah 7 orang. Kembali ke Tanah Air, dinilai menjadi keputusan yang tepat mengingat […]