FKSPM Site Adaro Sampaikan Aspirasi ke DPRD Tabalong

Tabalong – Forum Komunikasi Serikat Pekerja Mandiri Site Adaro, mendatangi kantor DPRD Tabalong, pada kamis 19 maret 2020. Kedatangan FKSPM Site Adaro ini, untuk menyampaikan aspirasi menolak rancangan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja.

Kedatangan mereka disambut komisi 3 DPRD Tabalong. Dalam aksi ini, ketua FKSPM Ageng Prasongko mengatakan, ada 9 poin dalam RUU Omnibus Law yang mereka tolak, karena dianggap merugikan para pekerja atau buruh. Mereka menilai Omnibus Law memuat aturan terkait hilangnya upah minimum, hilangnya pesangon, PHK sangat mudah dilakukan, karyawan kontrak seumur hidup, outsourching seumur hidup, jam kerja eksploitatif, TKA buruh kasar unskill berpotensi besar masuk Indonesia, hilangnya jaminan sosial, dan sanksi pidana hilang bagi perusahaan yang tidak membayarkan hak-hak buruh.

“Ada wacana pemerintah menerbitkan undang-undang baru yakni Omnibus Law, memang dalam OmnibusLaw ada beberapa aturan semua jadi satu disitu cuma yang kita soroti adalah aturan tentang ketenagakerjaan nya saja, artinya hak-hak kita yang didalam undang-undang itu tidak sinkron dengan undang-undang 2013 yang sudah ada, artinya nilai itu lebih rendah dari undang-undang yang sudah ada dan kami menolak untuk itu. Harapan kami sebenarnya ketika ada aturan baru minimal lebih lagi dari aturan yang ada” kata Ageng Prasongko.

Ageng mengharapkan, agar DPRD Tabalong selaku wakil rakyat, dapat memperjuangkan aspirasi mereka sampai ke DPR RI, agar rancangan Undang-Undnag Omnibus Law Cipta Kerja tidak merugikan para pekerja atau buruh. (Sherly)

Tinggalkan Balasan

Next Post

DPRD Akan Tindaklanjuti Aspirasi Serikat Pekerja

Jum Mar 20 , 2020
Tabalong – Adanya penolakan 9 poin dalam rancangan undang-undang omnibuslaw cipta kerja, oleh Forum Komunikasi Serikat Pekerja Mandiri Site Adaro, yang disampaikan saat penyapaian aspirasi ke kantor DPRD Tabalong, pada kamis 19 Maret 2020, disambut baik oleh DPRD Tabalong, terutama Komisi 3 yang menerima aspirasi mereka. Ketua Komisi 3, Supoyo […]