DPRD Tabalong Upayakan Langkah Preventif & Persuasif Masalah Karyawan vs PT SIS

TVTABALONG – Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, Pertambangan, Minyak, Gas Bumi dan Umum, FSP KEP Tabalong, berencana akan melakukan aksi damai dengan turun kejalan pada 2 Juni mendatang. Rencana ini merupakan buntut yang akan dilakukan jika perselisihan antara para pekerja dengan manajemen PT Sis tak Kunjung Selesai.

Hal ini disampaikan mereka saat mengadu ke DPRD Tabalong pada 25 Mei 2021, terkait sanksi yang diberikan perusahaan pada para pekerja yang dianggap mangkir, karena meliburkan diri di peringatan Hari Buruh pada 1 Mei lalu. Ketua dpc fsp kep tabalong, syahrul, menyampaikan, permasalahan libur di Hari Buruh merupakan isu nasional yang harus dipatuhi perusahaan.

” InsyaAllah kita tetap melakukan aksi, karena ini sudah bukan hanya jadi isu lokal, inj menjadi isu nasional, karena nanti perusahaan lain juga meniru seperti di sis, makanya pun kawan kawan juga akan bergerak nanti di pusat, tidak hanya kemungkinan di sis tabalong, kemungkinan kawan kawan di seluruh indonesia untuk mengambil hak libur disamakan segini, jadi hak hak pekerja untuk memperingati hari buruh itu dirampas” Kata Syahrul, Ketua DPC FSP KEP Tabalong.

Wakil ketua DPC FSP KEP, yang juga ketua unit kerja di PT SIS, Muhammad Riyadi, menuturkan, aturan terkait hari buruh ini baru pertama kali terjadi sejak dipegang manajemen baru. Ia mengaku sebelumnya hak pekerja untuk mengambil hari libur di hari buruh tidak pernah bermasalah.

“Perlu kami sampaikan dari tahun 2014 sampai 2019 itu kami selalu melakukan may day mengambil hak libur juga, sama seperti ini, tidak pernah dianggap mangkir atau alpa selama ini, statusnya standby, makanya tidak ada masalah selama ini, ini kali pertama, jadi manajemen baru mencoba seperti ini menganggap mangkir atau alpa, sebelumnya tidak pernah” Kata M. Riyadi, Wakil Ketua DPC FSP KEP Tabalong.

Ketua DPRD Tabalong, Mustafa, tetap mengusahakan agar permasalahan ini selesai, dan tidak sampai terjadi aksi pada 2 Juni mendatang, mengingat masih dalam situasi pandemi covid-19. Pihaknya pun mengaku akan terus mengkaji kasus ini dan mempertemukan kedua belah pihak, untuk mendapatkan solusi.

“Itulah kami di DPRD Memanggil kawan kawan menyampaikan hal itu, namun intinya apabila tidak terlaksana ini akan demo tanggal 2 juni, namun harapan kita tidak terjadi, karena sekarang ini adalah musim pandemi, kita di tabalong sudah berupaya untuk memutus mata rantai covid, jadi hal hal yang berkumpul ini semoga tidak terjadi, kita hindari, maka dari itu kita akan kembali memangg perusahaan dan kawan kawan fsp kep terkait dengan bagaimana solusi ini” Kata Mustafa, Ketua DPRD Tabalong.

DPC FSP KEP Tabalong menegaskan, apabila status 853 karyawan PT SIS yang sebagian besar juga anggota serikat pekerja ini bisa di revisi kembali, maka pihaknya tidak akan melakukan aksi pada 2 Juni mendatang. (Muhammad Ariadi).

Next Post

Perselisihan Karyawan vs PT SIS Tidak Temui Titik Terang, FSP KEP Akan Gelar Aksi Damai

Kam Jun 3 , 2021
TVTABALONG – Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi dan Pertambangan, mantap akan melaksanakan aksi demo pada 2 Juni mendatang. Aksi ini lantaran pihak serikat pekerja tak mendapatkan kesepakatan dari mediasi yang dilakukan dprd dengan pihak manajemen PT SIS pada 31 Mei 2021. Ketua FSP KEP Tabalong, Syahrul, menegaskan pihaknya berencana menurunkan […]