DLH Tabalong: Pasien Isoman Lapor! Agar Sampah Infeksius Terangkut

TABALONG – Salah satu dampak saat terjadi pandemi covid-19 ialah meningkatnya volume sampah dari fasilitas kesehatan, hingga terdapat limbah atau sampah infeksius di tempat pasien melakukan karantina mandiri. Jika tidak dikelola dengan tepat, sampah ini berpotensi besar menjadi media penyebar covid-19, terutama bagi petugas pengangkut sampah.

Dinas Lingkungan Hidup Tabalong pun mengimbau masyarakat yang melakukan isolasi mandiri agar melapor, baik melapor ke satgas penanganan covid-19 maupun ke Kantor Pelayanan DLH Tabalong. Sampah infeksius pasien akan diangkut petugas khusus sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan. Kepala DLH Tabalong Rowi Rawatianice menjelaskan pengangkutan sampah infeksius akan dilakukan 2 kali sehari.

“Pertama kami menghimbau bahwa prokes jangan di abaikan, karena kondisi saat ini kita masih sangat tidak menentu, grafiknya masih naik, terus yang kedua, ketika memang sedang melaksanakan isoman, khususnya yang di rumah masing masing, silahkan menghubungi kami DLH, nanti pasti akan kami layani”  Kata Rowi Rawatianice, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tabalong.

Terhitung pada Juli lalu, total limbah medis atau limbah infeksius yang diangkut DLH Tabalong sebanyak seribu 925 kilogram dari unit covid center dan 200 kilogram dari pasien isolasi mandiri. Limbah dikumpulkan di RSUD Badaruddin Kasim, yang selanjutnya akan di proses oleh pihak RSUD bekerjasama dengan pihak ketiga, sehingga tidak terjadi penularan virus melalui limbah tersebut. (Muhammad Ariadi).

Next Post

Disdik Tabalong Izinkan PTM Terbatas, Ini Syaratnya...

Jum Agu 27 , 2021
TABALONG – Dinas pendidikan tabalong menerbitkan surat edaran per 19 Agustus 2021, terkait perizinan pelaksanaan pembelajaran tatap muka untuk sekolah yang ada di Tabalong. Surat edaran ini menindaklanjuti instruksi kemendagri yang memperbolehkan pelaksanaan ptm terbatas untuk wilayah PPKM level tiga. Meski diizinkan melaksanakan PTM secara terbatas, namun dinas pendidikan memberi […]