Diyakini Mampu Tingkatkan Imunitas, Warga Argo Mulyo Bikin Jamu Ini…

TABALONG – Pemerintah Desa Argo Mulyo Kecamatan Bintang Ara bersama tim KP2M antasari membuat jamu herbal yang dipercaya mampu untuk meningkatkan imun tubuh. Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya mencegah penularan covid-19, karena penyebaran virus ini sudah menyebar ke berbagai daerah, termasuk di Desa Argo Mulyo ini.

Praktek pembuatan jamu herbal pun dipilih mengingat bahan-bahannya mudah didapatkan masyarakat sekitar. Seperti, jahe, kencur, temu lawak, temu ireng, dan jenis tanaman lainnya. Ketua Kp2m Antasari Kalimantan Selatan, Affandi menjelaskan beberapa manfaat dari jamu herbal yang mereka buat.

“Manfaatnya untuk ketahanan tubuh kemudian untuk menambah imun  otomatis juga untuk menambah nafsu makan terutama bagi yang terpapar covid” Kata Affandi, Ketua KP2M Antasari Kalsel.

Kepala Desa Argo Mulyo, Teguh Prayitno mengatakan, pembuatan jamu herbal ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran covid-19. Selain itu jamu juga akan digunakan untuk mengurangi gejala pada beberapa warga yang terdampak. Kata Teguh Prayitno, Kepala Desa Argo Mulyo.

“Kita pada intinya pembuatan jamu untuk menanggulangi wabah-wabah yang selama ini menyebar ke warga warga dan tentunya kita antisipasi lah untuk penanggulangan, ya mungkin alhamdulillah atau ibaratnya apa yo mudah mudahan dengan kegiatan pembuatan jamu mengurangi gejala-gejala yang selama ini berdampak ke warga.” Kata Teguh Prayitno, Kepala Desa Argo Mulyo

Teguh menambahkan, hasil dari pembuatan jamu ini akan dibagikan kepada seluruh masyarakat yang ada di Desa Argo Mulyo. Jamu ini  diharapkan mampu meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat. Baik bagi yang mengalami gejala ataupun tidak. (Maria Ulfah).

Next Post

Masyarakat Argo Mulyo Senang Dilatih Bikin Jamu Cegah Covid-19

Sen Agu 23 , 2021
TABALONG – Pemerintah Desa Argo Mulyo Kecamatan Bintang Ara memfasilitasi warganya dalam praktek pembuatan jamu herbal. Hal ini ditanggapi positif warganya, karena dinilai sebagai bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap masyarakatnya. Samiarsih yang mengikuti kegiatan pembuatan jamu herbal mengatakan, sejak 2 minggu terakhir ada banyak warga sekitarnya yang mendapatkan gejala covid-19. […]