Dinas Pertanian Dorong Petani Muda Kembangkan Pertanian Organik

Tabalong – Dinas Pertanian Tabalong berikan pelatihan budidaya tanaman hortikultura secara organik kepala para petani di Wilayah Utara Tabalong, yang dilaksanakan di Desa Lmbang Kecaatan Muara Uya pada 22 September 2020. Pelatihan ini juga melibatkan para petani muda yang ada di wilayah utara.

Dalam kesempatan ini, Dinas Pertanian Tabalong mendorong para petani muda untuk menggiatkan sektor pertanian, terutama pertanian organik. Kasi Sayuran Dan Biofarmaka Dinas Pertanian Tabalong, Sri Astuti menuturkan , dalam pelatihan yang diberikan, biasanya pihaknya mendorong para petan muda untuk terus berinovasi dalam pengembangan pertanian di tabalong.

“Kita di generasi muda ini juga bisa mengambil kesempatan ini, dalam hal ini budidaya sayuran ini sudah setengah organic ya, jadi mudah mudahan hari ini bisa menambah semangat para petani yang lain terutama petani muda untuk terus mendukung pertanian kita di kabupaten tabalong.” Ujar Sri Astuti

Salah satu petani muda di Desa Lumbang, yang mengikuti pelatihan ini adalah sukran. Pria berusia 21 tahun ini saat ini masih berstatus sebagai Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian. Ia menceritakan pengalamannya dalam budidaya bawang dengan metode tanam organik di lahan miliknya seluas setengah hektar.

“Rusak itu, bawang merah ini kan jika pupuk langsung tanam akan menyebabkan mati langsung, kenapa saya menggunakan pupuk organic sudah pengalaman mencoba pupuk organic lebih besar ubinya dari pada pupuk yang ada kimianya.” Kata Sukran.

Selain bawang merah, Sukran juga mengembangkan jenis tanaman sayuran lainnya, dengan metode semi organik. Sebelumnya ia memang seringkali mengikuti berbagai program pelatihan budidaya organik yang difasilitasi pemerintah melalui Dinas Pertanian.

Next Post

Dinas Pendidikan Apresiasi Keberhasilan Program Indonesa Learning Fellowship

Sel Sep 29 , 2020
Tabalong – Pemerintah Kabupaten Tabalong melalui Dinas Pendidikan, menutup secara resmi kegiatan program Indonesia Learning Fellowship di Kabupaten Tabalong pada kamis 24 September 2020 diruang kerjanya. Penutupan program pendampingan belajar ini dilakukan secara virtual untuk menghindari penyebaran covid-19. Proses pendampingan belajar melalui program ini dilakukan sejak Oktober 2019 hingga September […]
error: