Desa Sungai Rukam Kembangkan Wisata Bakalotokan

TVTABALONG – Selain wisata
bajukungan papadaan di Desa Madang Kecamatan Muara Harus,
warga Desa Sungai Rukam II Kecamatan Pugaan juga mengembangkan wisata serupa
yang dinamai Bekalotokan. Awalnya, area ini merupakan lahan
pertanian masyarakat saat musim kemarau, namun
disaat musim penghujan, area ini menjadi rawa,
sehingga dimanfaatkan warga sebagai objek wisata dadakan.

Dengan ketinggian air mencukupi, pengunjung dapat menyusuri area rawa dengan jukung atau perahu dan menggunakan jaket pelampung yang disediakan pengelola. Hanya merogeh kocek 5 ribu rupiah bagi dewasa dan 3 ribu rupiah bagi anak-anak, pengunjung sudah dapat berkeliling menggunakan jukung sambil berswafoto dengan estimasi waktu 10 menit.

Pengelola, Suhaimi,
mengatakan, objek wisata musiman ini dibuka sejak tiga minggu
terakhir, oleh karang taruna desa setempat. Selama itu pengelola menghasilkan
pendapatan ratusan ribu sampai satu juta rupiah, Sehingga menjadi pendapatan
tambahan bagi pemuda desa sebagai pengelola, kelompok perikanan sebagai pemilik
lahan, serta masyarakat setempat.

“dasarnya membuka wisata kelotok ini yang pertama untuk memenuhi
keperluan kelompok. Kami ingin
menggerakkan Karang Taruna Sungai
Rukam dua supaya ada kegiatan positif dan para ibu-ibu menambah pendapatan”kata
Suhaimi

“Penghasilan perhari kurang lebih 500 ribu sampai 1 juta”tambahnya

Saat ini, wisata bakelotokan
ini
dibuka setiap hari, dari jam 9
pagi hingga
jam 5
sore. Pengelola menyediakan sepuluh jukung bantuan dari pemerintah.
Sedangkan hasil dari pengelolaan wisata ini, dibagi dua kepada  kelompok perikanan sebesar 30 persen dan
pengelola 70 persen.(Aditya)

Next Post

Dorong PAD, DLH Berlakukan Sistem Timbang Untuk Sampah Badan Usaha

Sel Feb 4 , 2020
TVTABALONG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mulai mengoperasikan tempat pemrosesan akhir Bongkang sejak 13 Januari 2020. Di TPA ini, DLH memberlakukan sistem timbang sampah untuk menarik restribusi dari badan usaha, yang mengirimkan sampahnya ke lokasi ini. Sistem ini berbeda dari sebelumnya di TPA Maburai, yang memberlakukan retribusi per bulan. Kepala […]