Covid-19, Penyesuaian Jam Kerja ASN Tabalong Diperpanjang

Tabalong – Pemerintah Kabupaten Tabalong melalui Badan Kepegawaian Pendidikan Dan Pelatihan Tabalong, menegaskan bahwa tidak ada pemangkasan jam kerja ASN di Tabalong. BKPP menjelaskan, pihaknya hanya menerima surat edaran dari Menpan RB, terkait penyesuaian jam kerja ASN.

Berdasarkan surat tersebut, di setiap SKPD seluruh ASN dibagi jadwal secara bergantian untuk bekerja di rumah, dengan perbandingan sekitar 50 persen dari total ASN per SKPD. Namun pada penyesuaian jadwal ini, menekankan untuk ASN yang berumur 50 tahun ke atas, ASN yang mengandung dan menyusui, ASN yang terindikasi wabah covid dalam berbagai kriteria status, atau ASN yang tidak memungkinkan lainnya untuk  bekerja di kantor, agar tetap bekerja dari rumah.

Pelaksana Tugas Sekretaris BKPP Tabalong, Suriadi , mengatakan, jam kerja para ASN tersebut tetap seperti biasanya, yaitu 37,5 jam dalam waktu satu minggu kerja. Dan yang berubah sesuai surat edaran tersebut iyalah pada tempat bekerjanya, seperti dari rumah atau di kantor langsung, sesuai jadwal yang diatur secara bergantian, maupun sesuai kebutuhan SKPD masing-masing.

“Jamnya tetap cuma system kerjanya ada yang dari rumah dan di kantor secara bergiliran dan juga ada yang seterusnya dari rumah cuma dapat kami tambahkan bagi ASN yang bekerja dari rumah itu sewaktu waktu dapat diminta hadir kekantor untuk bekerja bila di perlukan, jadi tidak mutlak harus dirumah yang kedua sementara bekerja di rumah jadi yang bersangkutan tidak boleh bepergian tetap focus bekerja di rumah kalau memang ada pekerjaan yang harus diselesaikan di rumah, tidak boleh kemana mana atau jalan jalan.” Ucap Suriadi.

Surat edaran ini pertama kali diterima, berisi tentang penyesuaian jam kerja selama 14 hari, yang dilaksanakan dari tanggal 7 hingga 21 april 2020. Kemudian diperpanjang hingga 7 juni 2020, yang menyesuaikand engan kondisi yang ada. (Rangga)

Tinggalkan Balasan

Next Post

Penerima BLT Desa Harus Di Luar Penerima Bantuan Pemerintah Pusat & Daerah

Sel Apr 28 , 2020
Tabalong – Pandemi covid-19 menyebabkan permasalahan ekonomi masyarakat. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak, pemerintah pun telah menyiapkan jaring pengamat sosial, yang menyalurkan bantuan bagi mereka yang terdampak. Tidak hanya dari tingkat pusat, masing-masing pemerintah daerah pun menyiapkan jaring pengamat sosial yang bersumber dari APBD bagi masyarakatnya . Namun banyak […]