Covid-19 Pengaruhi Investasi Di Tabalong, Ini Langkah Pemkab

Tabalong – Mewabahnya covid-19 tidak hanya berdampak kepada kesehatan saja, tetapi juga berdampak pada sektor investasi dan penanaman modal. Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Tabalong, mendata pada triwulan pertama di tahun 2020, jumlah capaian target dari investasi hanya mencapai 62 persen.

DPMPTSP Tabalong menargetkan pada triwulan pertama, total investasi dan penanaman modal dalam negeri sebesar 25 milyar rupiah. Namun hanya mampu mencapai dengan jumlah investasi 15,6 milyar rupiah.

Kepala DPMPTSP Tabalong Nanang menjelaskan, kegiatan investasi di kabupaten Tabalong memang banyak dipengaruhi oleh beberapa hal dan faktor, termasuk barang dan jasa, distribusi, permintaan, dan lain sebagainya. Ia juga mengatakan dampak dari covid-19 di terhadap sektor investasi menyeluruh dan berstruktur.

kegiatan investasi di Tabalong, ini memang banyak dipengaruhi banyak hal faktor, termasuk kegiatan barang dan jasa,  distribusinya kemudian permintaan, suplay dan lain sebagainya. Nah dari hal itu dampak dari wabah ini bisa dikatakan masif dan terstruktur” ucap Nanang.

Menurunnya jumlah investasi penanaman modal dalam negeri yang terpengaruh dari dampak covid-19 di kabupaten Tabalong, membuat pemerintah mengambil kebijakan dan solusi dengan membebaskan pajak 100%, kepada pelaku usaha hotel dan restoran selama 3 bulan. Pembebasan pajak merupakan salah satu cara pemerintah daerah, agar dapat menjaga iklim investasi di kabupaten Tabalong. (Maimun)

Tinggalkan Balasan

Next Post

Covid-19, Layanan Perizinan Di DPMPTSP Terapkan Physical Distancing

Jum Mei 8 , 2020
Tabalong – Dampak wabah covid-19 terjadi di berbagai sektor, tidak terkecuali pelayanan publik, yang diberikan Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Tabalong. Meski harus dibatasi jam operasi dari jam 9 pagi hingga jam 12 siang, namun DPMPTSP tetap memberikan layanan tatap muka langsung. Selain itu layanan perizinan […]