Covid 19, Pelayanaan MPP Tabalong Masih Dibatasi

Tabalong – Mal Pelayanan Publik Tabalong sudah beroperasi selama lebih dari dua bulan. Namun selama pengoperasiannya, pelayanan di mpp menjadi kurang maksimal lantaran pandemi covid nineteen. Layanan publik disini cenderung terlihat sepi, terutama dalam satu bulan terakhir.

Pengelola Mal Pelayanan Publik, Nanang Mulkani, menjelaskan kurang maksimalnya pelayanan di mpp karena diberlakukannya pembatasan waktu pelayanan tatap muka selama pandemi, yang semula dari jam delapan pagi hingga tiga sore, menjadi jam sembilan pagi hingga 12 siang. Beberapa instansi juga memaksimalkan pelayanan online, dan menarik pelayanan mereka ke kantor induk masing masing. Kondisi ini juga lah yang mengakibatkan menurunnya jumlah pengunjung di MPP.

 “Kondisi ini tentu berakibat menurunnya pelayanan yang diberikan, baik kuantitas maupun kualitas di mal ini, dan itu terlihat dengan jelas  dengan kuantitas kunjungan pemohon izin dari semula ratarata yang kami amatin ini sampai lebih 100 orang per hari. Nah sejak wabah ini pengunjung dan pemohon izin menurun drastis. Jadi menurun jauh menurun.” Ucap Nanang.

Selama pandemi covid nineteen, MPP telah menerapkan protokol kesehatan bagi para pengunjung, seperti mewajibkan pengunjung menggunakan masker, menyediakan tempat cuci tangan di pintu masuk, dan tempat duduk yang sudah diberi tanda silang agar berjarak satu sama lain. (Alfi)

Next Post

Gagal Berangkat, Calon Jamaah Haji Diberi Buku Manasik Untuk Perdalam Ilmu Berhaji

Sel Jun 9 , 2020
Share on Facebook Tweet it Share on Google Pin it Share it Email Tabalong – Kementerian Agama telah resmi membatalkan keberangkatan calon jamaah haji tahun 2020. Meski gagal berangkat, kemenag tetap mendistribusikan buku mnasik haji terbitan kementerian agama kepada para calon jamaah haji. Pasalnya calon jamaah yang gagal berangkat tahun […]
error: