Covid-19, BPS Minta Warga Tidak Belanja Berlebihan

Tabalong – Pandemi covid 19 melanda berbagai daerah, menyebabkan sejumlah reaksi negatif masyarakat. Tak sedikit masyarakat yang khawatir, dan melakukan panic buying, atau memborong barang kebutuhan secara berlebihan. Hal ini pun berpengauh besar pada jumlah ketersesediaan dan harga barang dipasaran.

Kepala Badan Pusat Statistik Tabalong Tri Agus Budi Prihanto mengimbau masyarkat Tabalong untuk tidak panic buying, meski di kabupaten ini terkonfirmasi 2 kasus positif covid-19. Pasalnya panic buying akan berpengaruh besar pada inflasi daerah. Tri agus mengatakan bahwa Tim Pengendali Inflasi Daerah terus berusaha memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.

“Perlu di himbau kepada masyarakat sebenarnya tidak perlu panik karena dari TPID paling tidak berusaha untuk ketersediaan barang. Kemudian apabila terjadi panik buying dan berbondong-bondong berbelanja ya itu nanti istilah nya barang yang sudah ada akan lenyap karena diborong oleh masyarakat, jadi kita berharap tidak perlu panik karena Tim TPID Tabalog pasti akan berusaha memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan” kata Agus.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menjadi pembeli yang bijak. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan masyarakat, seperti dengan cara membeli barang seperlunya, layaknya sebelum adanya pandemi covid-19. Tidak menyebarkan informasi yang menimbulkan kepanikan pembelian, serta untuk para pedagang agar menjual barang dengan harga wajar dan normal, karena menurut tri agus, kondisi seperti ini bukan saatnya untuk mengambil keuntungan setinggi-tingginya. (Sherly)

Tinggalkan Balasan

Next Post

Cegah Penyebaran Covid-19 Di Lingkungan Rutan, 50 Napi Bebas

Sel Apr 7 , 2020
Tabalong – Sejak Kamis 2 April 2020 hingga senin 6 April 2020, rutan kelas IIB tanjung telah mengeluarkan sebanyak 50 warga binan pemasyarakatan, melalui program asimilasi dan hak integrasi. Pembebasan puluhan napi ini, berdasarkan Permenkumham Republik Indonesia nomor sepuluh tahun 2020, dan keputusan menteri hukum dan ham republik indonesia, tahun […]