Cegah Kerumunan Saat PTM, SDN 5.8 Tanjung Lakukan Langkah Ini…

Tabalong – Sebagai salah satu sekolah dasar yang mendapatkan izin melaksanakan pembelajaran tatap muka di tengah pandemi covid-19, SD Negeri Lima Delapan Tanjung melakukan berbagai intervensi pencegahan kerumuman di lingkungan sekolah. Salah satunya membagi jalur gerbang masuk area sekolah ke dalam dua jalur.

Selain itu pihak sekolah juga membedakan jam pulang sekolah antara kelas satu, dua, dan tiga, dengan kelas empat, lima, dan enam. Kedua hal ini dilakukan untuk mencegah kerumunan siswa saat kelaur kelas, serta mencegah kerumuman orang tua yang menjemput para siswa.

Kepala SD Negeri Lima Delapan Tanjung, Suyoto menuturkan, pencegahan kerumumanan tidak hanya ditekankan pada siswa saat memasuki area sekolah, tetapi juga kepada orang tua yang menjemput anam mereka di lingkungan sekolah ini.

“Jadi yang pertama ada di gerbang jalan murjani itu untuk kelas satu dua dan tiga kemudian di gerbang yang ada di jalan jaksa agung suprapto itu untuk kelas empat lima enam hal ini kita lakukan yang pertama adalah untuk mengurangi penumpukan orang tua pada antar dan jemput” kata Sutoyo

Hingga saat ini, kedua cara yang dilakukan pihak sekolah ini efektif dalam mencegah kerumunan di lingkungan sekolah. Selain mencegah kerumunan, pihak sekolah juga menerapkan protokol kesehatan lainnya seperti pemeriksaan suhu tubuh, mewajibkan pemakaian masker, dan mewajibkan setiap siswa untuk mencuci tangan dengan sabun.

Next Post

Hasil Evaluasi PTM Selama Pandemi, Komisi I DPRD Berikan Apresiasi Karena Berjalan Lancar

Sel Jan 19 , 2021
Tabalong – Komisi Satu DPRD Kabupaten Tabalong, bersama Dinas Pendidikan Tabalong, melakukan rapat kerja, hasil evaluasi pembelajaran tatap muka di tengah pandemi covid-19, pada 11 Januari 2021, di ruang rapat Komisi Satu DPRD Tabalong. Pembelajaran tatap muka pada satu minggu pertama dapat berjalan lancar, dengan menggunakan protokol kesehatan yang lengkap. […]
error: