Cabai Mahal, Tanam Cabai di Polybag Bisa Jadi Solusi

TVTABALONG – Gagal panen dalam beberapa waktu terakhir banyak melanda petani cabai di tabalong. Umumnya gagal panen terjadi lantaran curah hujan tinggi, sehingga menyebabkan tanaman cabai mudah terserang hama dan mati.

Dinas Pertanian Tabalong memperkirakan produksi cabai akan normal kembali pada bulan Juni mendatang. Predisksi ini didasari dari perkiraan cuaca, karena musim penghujan diperkirakan berakhir pada bulan ini.

Pelaksana tugas kepala Dinas Pertanian Tabalong, Saswoko menyarankan agar budidaya cabai di musim penghujan dilakukan pada lahan yang tinggi, atau ditanam dalam polibag di pekarangan. Sehingga petani bisa lebih optimal merawatnya.

 “Itu kan tidak boleh kebanyakan air, mungkin dengan di kebun atau di sawah susah kali ini di kendalikan ya bisa jadi kan melalui pekarangan kan itu lebih mudah mengendalikan kan jadi para petani sebaiknya menanam cabe juga di sekitar rumah, bisa melalui polibek bisa melalui betengan betengan di pekarangan rumahnya sehingga pengendalian airnya bisa optimal gitu.” Kata Plt Kepala Dinas Pertanian Tabalong, drh. Saswoko.

Gagal panen pada komoditas cabai menyebabkan peredarannya di pasaran menurun, dan tidak mampu memenuhi kebutuhan pasar. Hal ini mengakibatkan harga cabai melambung tinggi, khususnya cabai rawit. (Rangga).

Next Post

Aksi Penanaman Sejuta Pohon, 1500 Bibit Pohon Ditanam di Eks TPA Maburai

Rab Apr 14 , 2021
TVTABALONG – Kabupaten Tabalong melakukan penanaman 1.500 bibit pohon pada 9 April 2021. Penanaman dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Tabalong, Abdul Muthalib Sangadji di TPA Maburai. Aksi penanaman ini juga diikuti unsur Forkopimda, beberapa Instansi, Komunitas, hingga para pelajar. Aksi penanaman pohon serupa dilakukan serentak oleh 12 Kabupaten Kota […]