Bupati Tabalong & BPN Kalsel Serahkan Ribuan Sertifikat Tanah Gratis Hasil Program PTSL 2021

TABALONG – BPN Kantor wilayah provinsi Kal-Sel bersama BPN Kabupaten Tabalong, menyerahkan sertifikat tanah gratis ke Tabalong pada 27 September 2021. Sertifikat ini merupakan hasil dari masyarakat yang melakukan pendaftaran pensertifikatan tanah melalui program PTSL.

Tercatat seribu 338 sertifikat yang diserahkan kali ini. Terdiri dari seribu 235 sertfikat milik masyarakat, dan selebihnya merupakan aset Pemkab Lintas Sektor, BUMN serta PLN. Bupati Tabalong, anang syakhfiani menegaskan, program pensertifikatan tanah untuk memberikan kemudahan pada masyarakat untuk mendapatkan legalitas atas kepemilikan lahan tanah.

 “Memang ada upaya upaya untuk mempengaruhi warga jangan mau di sertifikati nanti di kenakan pajak padahal sedikit pun tidak ada niat dari pemerintah mengaitkan sertifikat ini dengan pengenaan pajak nah bahkan saya baru tau dari pak kakanwil, tidak semua lahan yang bersertifikat akan dikenai pajak BPHTB.” Kata Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani.

Kepala kantor wilayah BPN Provinsi Kal-sel, Alen Saputra mengapresiasi keberhasilan pembuatan sertifikat untuk instansi maupun masyarakat ini. Ia menilai ini sebagai keberhasilan bersama, atas dukungan di berbagai sektor pemerintahan dan masyarakat.

Mudah-mudahan dengan adanya pembagian sertifikat hari ini masyarakat mendapatkan edukasi, bahwa mereka tidak perlu khawatir lagi bahwa beban pajak-pajak itu, itu hanya isu. Padahal pada nyatanya tidak semua tanah-tanah itu kena pajak, terutama tanah-tanah masyarakat di bawah 1000 meter itu sudah pasti tidak akan kena pajak.” Kata Kepala Kantor Wilayah Bpn Provinsi Kal-Sel, Alen Saputra.

Alen berharap pemerintah daerah, tni, polri, camat hingga kepala desa, bisa konsisten memberikan pemahaman pada masyarakat, terkait pentingnya pensertifikatan tanah. (Gazali Rahman).

Next Post

Dialog - Meningkatkan Kompetensi Kemahasiswaan

Sel Okt 5 , 2021
Mengenyam pendidikan tinggi memberikan peluang kepada mahasiswa untuk mengembangkan diri secara optimal agar mereka memiliki sikap, pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk bisa survive dalam menghadapi tantangan global. Upaya pengembangan diri baik secara akademik maupun non akademik harus dilakukan sehingga mereka mampu menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya guna tinggi. […]