BKKBN RI : Vasektomi Aman, Jangan Takut!

TABALONG – Berdasarkan laporan DP3AP2KB Tabalong, hingga tahun 2021 sebanyak 38.473 orang telah menerima alat kontrasepsi di Kabupaten Tabalong. Terbanyak dilakukan dengan suntik KB, sebanyak 18.219 orang, diikuti Pil KB 14.501 orang, Implant 3712, IUD 870, MOW 520 orang, Kondom 415 orang, dan MOP 236 orang. Data tersebut disampaikan pada jajaran BKKBN RI, ketika mengunjungi Tabalong 18 Juni 2021.

Terkait hal tersebut, kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo meminta, agar mengkampanyekan terkait  amannya penggunaan MOP (Metode Operasi Pria), atau biasa juga disebut vasektomi. Ia juga menyarankan, agar pemakai vasektomi diajak ikut berkampanye, untuk memberikan testimoninya.

 “Isu-isu yang negatif itu ditepis, vasektomi itu salurannya cuma diikat atau dipotong kecil, terus habis itu selesai. Inikan tinggal kampanye nya para penyuluh ini untuk menyampaikan bahwa vasektomi itu ngga ada masalah, kalo perlu ini di tabalong pasti ada orang yang pernah dilakukan sebelumnya, tadi ada datanya kan? Nah orang yang pernah divasektomi itu dibawa, dibawa pak rusmadi disuruh ngomong.” Kata Hasto Wardoyo, Kepala BKKBN Republik Indonesia.

Hal senada juga disampaikan kepala DP3AP2KB Tabalong, Rusmadi. Karena dengan penggunaan MOP, sperma yang tidak keluar akan diserap kembali oleh tubuh, sehingga tidak berdampak atau menimbulkan efek samping.

 “Para pria itu sekarang ini masih belum memahami sepenuhnya bahwa sebenarnya MOP itu tidak ada masalah dan bagus sekali, karena walaupun sperma tidak keluar tapi itu masih kembali diserap ke tubuh mereka, sehingga tidak akan mempunyai dampak atau efek samping lainnya gitu.” Kata Rusmadi, Kepala DP3AP2KB Tabalong.

Rusmadi mengatakan, melalui anggaran program bangga kencana 2021, pihaknya telah menyiapkan 20 MOP atau vasektomi, bagi pria di Kabupaten Tabalong. (Alfi Syahrin).

Next Post

Cegah Stunting, BKKBN RI : Siapkan Pre-Konsepsi Bukan Hanya Pre-Wedding

Kam Jun 24 , 2021
TABALONG – Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia, Hasto Wardoyo, memberikan pembinaan dan pengarahan mengenai upaya pencegahan stunting di Kabupaten Tabalong, pada kunjungannya yang dilakukan 18 Juni 2021, di Wisma Tamu Bersinar, Pembataan. Hasto Wardoyo mengingatkan, pencegahan stunting dimulai sejak sebelum kehamilan, baik bagi perempuan maupun laki-laki. […]