BKKBN RI Serahkan Anggaran Untuk Pemkab tabalong, Segini Nilainya…

TABALONG – Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani, bersama jajaran terkait, menerima kunjungan Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional, BKKBN, Republik Indonesia, pada 18 Juni 2021, di Tabalong. Dalam kunjungannya kali ini, kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo menyampaikan, penganggaran program bangga kencana, pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana, akan diserahkan langsung ke kabupaten, tidak lagi melalui pemerintah provinsi.

Hasto Wardoyo pun berharap, anggaran yang telah disediakan lebih dari 5 milyar rupiah ini, dapat diserap dengan baik, meskipun waktu penyerapan anggaran tinggal 5 hingga 6 bulan lagi, sebelum akhir tahun.

 “Sekarang ini anggaran-anggaran untuk kegiatan program bangga kencana, termasuk kontrasepsi, itu sudah kita berikan ke kabupaten, tidak lagi ke provinsi. Sehingga ketika tadi kita sampaikan anggaran di dinas KB, harapan saya karena waktunya tinggal 6 bulan, bahkan 5 bulan, penyerapannya harus cepat karena ya kami…walaupun gak banyak hanya sekitar 5 koma sekian milyar, tapi itu penting untuk diserap dengan baik.” Kata Hasto Wardoyo, Kepala BKKBN Republik Indonesia.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, DP3AP2KB Tabalong, Rusmadi menjelaskan, anggaran yang diberikan bkkbn ri merupakan dana alokasi khusus, sehingga baru dapat dilaksanakan. Meski demikian, Rusmadi optimisi penyerapan anggaran mencapai lebih dari 90 persen, pada akhir desember mendatang.

 “Kalo DAK memang betul karena sekarang ini baru bisa dilaksanakan, karena memang keadaaan perubahan dari sIstem penganggaran kita, sehingga agak lambat sedikit, dan kami yakin sekali walaupun hanya bersisa sekitar 6 atau 5 bulan, kami yakin sekali pelaksanaan penyerapan anggaran itu di akhir desember nanti inshaallah akan mencapai lebih dari 90%” Kata Rusmadi, Kepala DP3AP2KB Tabalong.

Selain itu, BKKBN RI bersama pemkab tabalong turut mendiskusikan penanganan stunting di Kabupaten Tabalong. Langkah awal yang akan diambil memetakan potensi kemunculan stunting dalam suatu keluarga, melalui pendataan keluarga tahun 2021, kemudian mencari solusi terbaik untuk mengatasinya. (Alfi Syahrin).

Next Post

Kepala BKKBN RI Beri Motivasi Penyuluh KB Tabalong

Kam Jun 24 , 2021
TABALONG – Kepala BKKBN Republik Indonesia, memberikan pembinaan dan pengarahan kepada jajaran pengelola program bangga kencana, dan Penyuluh KB se Kabupaten Tabalong, pada 18 Juni 2021, di Wisma Tamu Bersinar, Pembataan. Kegiatan ini difasilitasi oleh DP3AP2KB Kabupaten Tabalong. Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo menyampaikan, untuk mendukung program bangga kencana tahun […]