Berprestasi, Desa Murung Karangan Dapat Dana Insentif Sebesar 197 Juta

TVTABALONG – Desa Murung Karangan, Kecamatan Muara Harus, terpilih sebagai peringkat pertama desa berkinerja Kabupaten Tabalong tahun 2020, berdasarkan penilaian kinerja selama tahun 2019. Atas capaian prestasi tersebut, Pemerintah Desa Murung Karangan memperoleh dana insentif sekitar 197 juta rupiah. Dengan dana tersebut, Pemerintah Desa Murung Karangan membangun Kantor Desa Baru, dan Taman Edukasi Idaman di seberang Kantor Desa Lama.

Kantor Desa Baru dibangun ini, untuk menggantikan kantor desa lama yang dibangun diatas lahan yang terbatas pada 2016 silam, sehingga tidak sesuai IMB, atau terlalu dekat dengan badan jalan. Meski nantinya penyelenggaraan pemerintah desa dialihkan ke kantor desa baru, bangunan kantor desa lama dipertahankan sementara, untuk pertemuan Karang Taruna, PKK, dan lain-lain.

Sedangkan pembangunan taman edukasi idaman dilakukan,  sebagai fasilitas penunjang anak-anak yang mempergunakan wifi untuk belajar, baik dari tingkat SMP, SMA, hingga kuliah. Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Murung Karangan, Riduan Nor Hadi.

 “Disini fasilitas ini kami lengkapi, wifinya ada disini. Jadi anak-anak yang sekolahnya belum tatap muka, kalo disini Alhamdulillah untuk SD nya sudah masuk dalam program sekolah tatap muka di Tabalong, namun mereka yang sekolah SMP, SMA, bahkan yang kuliah menggunakan fasilitas disini.” Kata Riduan Nor Hadi, Kades Murung Karangan.

Kepala bidang pembinaan administrasi Pemerintahan Desa DPMPD Tabalong, fahrudin mengatakan, dana insentif ini diberikan sebagai bentuk penghargaan Kepada Desa Berprestasi, dan berkinerja baik dalam penyelenggaraan pemerintahan. Dana ini berasal dari alokasi dana desa, pembagian hasil perimbangan dana daerah.

 “Kita punya inisiatif untuk melakukan atau memberikan penghargaan. Fakta penghargaan kita kepada desa yang punya prestasi dan kinerja baik dalam hal menyelenggarakan pemerintahan desanya, nah itu kita berikan intensif dengan mengambil dana ADD (Alokasi Dana Desa), itu kita ambil dari pembagian hasil perimbangan dana daerah.” Kata Fahrudin, Kabid Pembinaan Administrasi Pemdes DPMPD Tabalong.

Fahrudin menjelaskan, 8 indikator penilaian desa berkinerja, yaitu perencanaan, penganggaran, pelaksanaan pembangunan, pelaporan, pertanggungjawaban, kinerja keuangan, capaian output atau keluaran dari pelaksanaan pembangunan, dan capaian outcome atau hasil pelaksanaan pembangunan. (Alfi Syahrin).

Next Post

DPRD Tabalong Sharing Pola Pembentukan Raperda Dengan DPRD Paser

Sel Jun 15 , 2021
TVTABALONG – Komisi I DPRD Kabupaten Paser melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tabalong, pada 4 Juni 2021. Kunjungan kerja dilakukan untuk bertukar informasi seputar pola hubungan DPRD dengan pemerintah kabupaten dalam menyusun rancangan peraturan daerah, maupun penetapan Raperda di masing-masing Kabupaten. Ketua badan pembentukan perda DPRD Tabalong, Akhmad Helmi mengatakan, […]