Badut Jalanan Terima Modal Usaha Dari Baznas Tabalong

Tabalong – Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Tabalong menyerahkan bantuan bagi badut dan pedagang jalanan yang terjaring Satpol PP beberapa waktu lalu. Penyerahan bantuan yang dilaukan pada 20 Januari 2022 ini, turut disaksikan Kapolsek Murung Pudak, Satpol PP Tabalong, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, hingga para lurah setempat.

Bantuan yang diserahkan kali ini berupa uang sebesar 3 juta rupiah, bagi 6 orang warga Tabalong yang terjaring razia. Meski sebelumnya, lebih dari 10 orang yang terjaring, namun setelah disurvey Baznas, hanya 6 yang layak menerima bantuan. Meski sebagian yang terjaring merupakan anak-anak, namun bantuan diserahkan pada orang tua mereka. Para orang tua juga diminta untuk menandatangani surat perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatan mereka.

“Alhamdulillah untuk masalah bantuan ini dan dana nya akan betul betul kami laksanakan dan kami gunakan baik baik, klo ulun didata mau usaha jualan sembako”, “yang nyata dulu ulun ni kan suami lagi ada musibah, nah ulun beisi anak 3, otomatis klo ulun ikut orang kerjanya, ditawari orang kerja, ni yang halus kadada yang jaga, sedangkan kaka kakanya sekolah jadi kdd yang menjaga” Kata Halimah, Badut Jalanan.

“Terima kasih banyak membantu kami, kada lagi anak disuruh bejualan kaitu, mun kada dibantu tatap ae bejualan, mun dibantu ni ya kada lagi pang bejualan inya (bantuan ini digunakan gasan apa bu?) bejualan sayur rencana dipasar tanjung, (alasan pian menyuruh anak bejualan kenapa bu?) takana abahnya kada bagawi bangunan, takana bisa ada bisa kadada, jadi anak ni melihat kawannya bejualan handak jua bejualan, kadada menyuruh jua pang inya handak gasan belanja inya, inya sorang yang handak.” Kata Lisa, Orang Tua Penjual Es.

Para penerima bantuan diarahkan untuk memanfaatkannya sebagai modal usaha. Ketua Baznas Tabalong, Mardani, mengatakan, pihaknya akan melakukan pembinaan terhadap para penerima bantuan, agar dapat menjalankan usaha sebagaimana mestinya.

“Kita setiap bulan nanti akan meminta catatan catatan hasil usaha mereka dari modal yang ada, nanti akan kita bina kekurangan mereka dimana, supaya mereka dalam berusaha itu punya pengetahuan yang memadai khususnya dengan jenis usaha yang mereka lakukan” Kata Mardani, Ketua Baznas Tabalong.

Selain mendapat bantuan dari baznas, anak-anak yang terjaring razia ini sebelumnya juga telah mendapat pembinaan dari dinas pemberdayaan perempuan dan perindungan anak. Orang tua mereka dipanggil dan diminta untuk tidak membiarkan anak mereka bekerja sebagai penjual es dan menjadi badut di jalan raya.

“Kemudian kami melakukan pembinaan kepada mereka dan dilakukan juga pemberitahuan serta sosialisasi dan mereka di apa namanya,  orangtua mereka tersebut juga dipanggil untuk ke tempat ini agar tidak lagi melakukan aktivitas badut di perempatan jalan tersebut dan mereka telah bersedia untuk tidak lagi dan melakukan penandatanganan pernyataan untuk tidak melakukan hal tersebut” Kata Rusmadi, Kepala DP3AP2KB.

Rusmadi berharap para orang tua ini dapat fokus mengawasi anak mereka agar tidak melakukan pekerjaan serupa kembali. Ia juga meminta para orang tua untuk fokus mengawasi anaknya dalam menjalankan kewajiban sebagai pelajar. (Muhammad Ariadi).

Next Post

Jalan Di Desa Kapar Diaspal, Warga : Alhamdulillah, Semoga Lanjut Sampai Masukau

Jum Jan 21 , 2022
Tabalong – Satu paket pekerjaan infrastruktur yang dikerjakan Dinas PUPR Tabalong terdiri dari pengaspalan jalan sepanjang 432 meter dan lebar bervariasi dengan rata-rata 4,2 meter. Pelebaran jalan menggunakan cor beton sepanjang 403 meter, pembangunan siring jalan pasangan batu sepanjang 255 meter di beberapa titik, serta perkerasan jalan pasca longsor sepanjang […]