Antisipasi Banjir, Pemkab Tabalong Usulkan Pembangunan Dam Ke BPDAS-HL Barito

TVTABALONG – Untuk mencegah musibah banjir, pemerintah Kabupaten Tabalong mengkoordinasikan pembangunan dam pengendali air, ke Balai pengelolaan aliran sungai dan hutan lindung (BPDAS-HL) barito di Banjarbaru, pada 12 Maret 2021. Koordinasi dipimpin asisten ekonomi dan pembangunan Setda Tabalong, Yuhani, dengan didampingi KPH Tabalong.

Saat ditemui di hari berbeda, Yuhani menjelaskan, Pemkab Tabalong mengusulkan pembangunan dam baru ke BPDAS-HL Barito. Karena dari 24 dam pengendali, sebagian mengalami kerusakan. pembangunan dam agar dapat menahan derasnya aliran air sungai yang turun saat hujan, dari wilayah utara.

“Dalam rangka membuat usulan baru, karena ada dam-dam kecil yang ada di wilayah utara itu yang mulai rusak. Gunanya untuk apa? karena yang dibangun beberapa tahun lalu, hampir 10 tahunan yang lalu itu sudah mulai tidak berfungsi lagi. Tujuannya adalah agar begitu hujan turun itu tidak terlalu deras turun langsung ke bawah, sehingga diperlukan di aliran-aliran sungai di wilayah utara itu.” Jelasnya.

Dari hasil koordinasi, BPDAS-HL Barito menurunkan tim ke lapangan dengan dibantu KPH Tabalong, untuk menentukan titik rencana pembangunan dam. Namun tahun ini, program pembangunan dam yang ada di BPDAS-HL, hanya berupa dam penahan dan gully plug, yang berukuran lebih kecil dari dam pengendali.

“Ya mereka langsung menanggapi dan menurunkan tim ke lapangan, kemarin bersama-sama, kita juga bentuk tim dari KPH Tabalong untuk menentukan titik-titik dimana yang akan dibangun. Informasi dari mereka program yang ada di mereka saat ini adalah pembangunan dam penahan dan gully plug, jadi dam penahan dan gully plug ini lebih kecil dari dam pengendali sebenarnya.” Terang kepala KPH Tabalong, Heriyadi.

Tim BPDAS-HL Barito dan KPH Tabalong sudah menandai titik koordinat rencana pembangunan dam penahan, salah satunya di desa pangelak RT 4, kecamatan Upau. Selain di lokasi ini, titik dam penahan lainnya direncanakan di Desa Marindi, Lano, dan Garagata. Sedangkan pembangunan gully plug sebanyak 21 unit di wilayah utara. Meski titik koordinatnya sudah ditentukan, namun jumlah ini masih bersifat tentatif. (Alfi Syahrin).

Next Post

Musim Hujan Diramalkan Berakhir 31 Maret, BPBD Tabalong Bersiap Hadapi Karhutla

Sab Mar 27 , 2021
TVTABALONG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tabalong, mempersiapkan antisipasi terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan. Pasalnya bmkg meramalkan 31 Maret 2021, menjadi akhir musim penghujan. Kepala BPBD Tabalong Zainuddin menjelaskan, dalam beberapa minggu kedepan pihaknya akan mensosialisasikan karhutla di tiap Kecamatan. Selain itu juga memasang spanduk siaga bencana dan sebagainya, […]