Akan Magang Pertanian ke Jepang, Peserta Dibekali Ini…

TVTABALONG – 15 orang peserta magang pertanian ke Jepang siap menjalani pembinaan di Pusat Pelatihan Pertanian dan PedesaanSwadaya Desa Masingai Kecamatan Upau. Pembinaan ini wajib dijalani peserta, karena mereka masih harus menjalani beberapa tahapan seleksi.

Widyaiswara dari Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang, Aman Nurrahman Kahfi, menjelaskan saat ini status peserta masih dalam proses inkubasi di BBPP Binuang Kabupaten Tapin selama 75 hari. Pembinaan yang dilakukan di P4S ini, merupakan bagian dari proses inkubasi yang harus dijalani peserta.

Nanti masih ada seleksi penguasaan bahasa dan penguasaan berkenaan dengan teknis pertaniannya, nah ketika nanti sudah sesuai dengan kualifikasi yang ditentukan kita kirimkan kekementrian pertanian untuk ditindaklanjuti sehingga dikirim ke Jepang”. Kata Widyaiswara BBPP Binuang Kab. Tapin, Aman Nurrahman Kahfi.

Kegiatan magang ke jepang khususnya di bidang pertanian, menjadi salah satu batu loncatan bagi masyarakat yang tertarik untuk mengembangkan pertanian di daerahnya. Seperti salah satu peserta asal Kalimantan Timur, Dwi Setya Pramono. Ia berharap, dapat meraup ilmu pertanian di Jepang, dan menerapkannya di Daerah Asalnya.

Tentunya pasti kepertanian modern yang harus di ambil, yang harus kita copy meskipun tidak 100% mirip karena tentunya kita kembalikan lagi ke kondisi sekarang karena nilai petani-kan turun karena dengan pertanian yang masih system lama.” Kata Peserta Magang Ke Jepang, Dwi Setya Pramono.

Dwi menilai, ilmu sistem pertanian modern di Jepang dapat meningkatkan nilai petani, serta menarik minat kaum muda untuk bertani. (Arie Arieyadi)

Next Post

Mengenal Ridho Si Atlet Cilik Panahan Berkuda

Sen Apr 5 , 2021
TVTABALONG – Berkuda bukanlah perkara mudah, apalagi sambil meluncurkan anak panah. Namun berbeda dengan yang dilakukan Muhammad Ridho Rasyid, salah seorang atlet panahan berkuda asal Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan. Meski baru berusia 15 tahun, Muhammad Ridho dengan tenangnya mampu meluncurkan anak panah ke arah target panahan, sembari menunggangi kuda. […]