588 Orang Terdaftar Petugas Khusus Covid-19, Simak alur perekrutannya….

Tabalong – Sejak dibuka penerimaan tenaga khusus untuk menangani pasien covid-19 pada 20 april 2020,  Badan Kepegawaian Pendidikan dan pelatihan Tabalong telah menerima 588 orang yang mendaftarkan diri secara online melalui sistem hingga 23 April 2020. Namun pihaknya hanya menerima berkas pendaftaran kurang dari 50 persen dari total keseluruhan pendaftar.

Maka dari itu pihak BKPP selaku panitia perekrutan tenaga baru ini, memberi tempo kepada para pelamar untuk mengirimkan berkasnya, paling paling lambat sampai jumat 24 April 2020. Kepala Bidang Mutasi dan KHP BKPP Tabalong, Fauzan, menjelaskan, setelah pengumpulan berkas pihaknya akan melakukan verifikasi dan mengumumkan kepada pelamar yang memenuhi syarat, untuk di ikutkan ke seleksi kompetensi secara tertulis maupun wawancara, seleksi akan dilakukan oleh tim dari dinas kesehatan serta pihak RSUD Badaruddin Kasim.

“setelah berkas terkumpul nantinya tim akan memverifikasi, dan memvalidasi berkas yang disampaikan baik melalui sistem atau berkas yang manual, nantinya akan diumumkan mana mana pelamar yang memenuhi syarat, seleksi administrasi dan akan diikutkan kembali seleksi selanjutnya yaitu seleksi kompetensi yang dilaksanakan oleh tim Dinas Kesehatan serta RSUD Badaruddin Kasim.” kata Fauzan.

Pemerintah Kabupaten Tabalong membuka 82 alokasi formasi untuk menangani pasien covid-19. Terdiri dari tenaga medis, seperti dokter spesialis paru, dokter umum, perawat dan lain sebagainya, serta tenaga non medis.

Hingga berita ini diturunkan, masih ada formasi yang tidak terisi pada formasi tenaga medis, yaitu spesialis paru dan teknik elektromedis. Pasalnya keterbatasan tenaga serta latar belakang pendidikan pada formasi tersebut, kian langka di wilayah Kalimantan Selatan. (Rangga)

Next Post

Belajar Di Rumah Diperpanjang, DISDIK Minta Orang Tua Cegah Anak Keluyuran

Jum Apr 24 , 2020
Share on Facebook Tweet it Share on Google Pin it Share it Email Tabalong – Dinas Pendidikan Tabalong menegaskan para orang tua dan guru untuk benar-benar mengawasi anak-anak selama masa belajar di rumah. Hal ini disampaikan pasca perpanjangan masa belajar di rumah, berdasarkan surat edaran bupati tabalong pada satuan pendidkan […]
error: