40 Sampai 50 Keluarga Pengguna BPJS Turunkan Kelas Rawat Inap Tiap Hari

TVTABALONG – Per 1
januari 2020, tarif BPJS Kesehatan Resmi naik hingga dua kali lipat. Kenaikan tersebut berdampak pada ramainya peserta BPJS di Kabupaten Tabalong,
yang menurunkan kelas rawatnya.

Seperti yang diutarakan kepala Kantor BPJS Cabang Tanjung, Ideham Halik, terhitung sejak awal Desember 2019 lalu, peserta BPJS
mulai ramai menurunkan
kelas rawatnya. Setiap hari rata-rata ada 40 sampai 50 keluarga pengguna BPJS yang
menurunkan kelas rawat
inap.

Diasumsikan apabila dalam satu keluarga terdiri dari empat orang maka
sehari ada sekitar 200 peserta BPJS yang turunkan kelas rawat. Memasuki awal
2020, idehan memperkirakan sudah ada
empat ribu orang yang telah turunkan kelas rawatnya.

rata-rata disini ada 50 Daftar Isian Peserta (DIP) yang turunkan kelasnya.1 DIP itu kan misal anak dua, maka ada empat orang. Anak dua maka ada 3 orang. Jadi anggap dikali tiga itu ada 150 orang terus kali sekian hari kerja”kata Ideham

Cara menurunkan
kelas rawat inap terbilang
cukup mudah, hanya
membawa kartu BPJS serta kartu keluarga asli. Tanpa syarat minimal satu tahun,
tanpa syarat khusus, dapat dilakukan dalam kondisi nonaktif dan menunggak,
serta dapat dilakukan melalui aplikasi mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center, Mobile
Costumer Service, dan Kantor Cabang Kabupaten Kota BPJS Kesehatan.(Syarif)

Next Post

Musim Hujan, Pembudidaya Ikan Diimbau Perhatikan Kualitas Air

Rab Jan 8 , 2020
TVTABALONG – Dinas Perikanan Tabalong mengimbau para pembudidaya perikanan di Tabalong, untuk terus memperhatikan  kualitas air. Hal ini dikarenakan dalam beberapa minggu terakhir, terjadi curah hujan tinggi di wilayah Kabupaten Tabalong dan sekitarnya. Untuk menghindari kerugian, pembudidaya ikan keramba disarankan untuk terus mengontrol  tempat kerambanya, dan budidaya ikan kolam disarankan […]