2 Jenis Pajak Daerah Realisasinya Lebihi Target 100%

Tabalong – Berdasarkan data Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah Kabupaten Tabalong, pendapatan daerah tabalong tahun 2020 mencapai 1,44 triliyun rupiah, dari target 1 triliyun 4 ratus 94 milyar rupiah. Atau telah terealisasi sebesar 96 koma 69 persen.

Pajak daerah menjadi salah sat jenis pendapatan yang berkontribusi besar dalam realiasi tersebut. Pasalnya 2 dari 11 jenis pajak daerah, terealisasi lebih dari 100 persen. 2 jenis pajak daerah tersebut yakni pajak mineral bukan logam dan batuan, yang telah terealisasi sebesar 18 milyar 206 juta rupiah dari target sebesar 16 milyar 3 ratus 63 juta rupiah, atau seratus 11 koma 26 persen. Serta pajak pbb-p2 yang telah terealisasi sebesar 5 milyar 125 juta rupiah dari target 5 milyar rupiah atau mencapai 102 koma 51 persen.

Kepala BPPRD Tabalong, Erwan Mardani menuturkan, terdapat beberapa jenis pajak daerah yang realisasinya masih dibawah 50 persen. Untuk menyikapi hal tersebut pihaknya berencana mengevaluasi serta menyusun langkah strategi. Sehingga jenis pajak yang realisasinya dibawah 50 persen bisa lebih meningkat lagi di tahun 2021.

“Tentu kami harus melakukan suatu evaluasi secara konfrehensif kemudian menyusun beberapa langkah-langkah dan strategi agar tahun 2021 ini agar kita bisa melakukan upaya secara maksimal” kata Erwan Mardani

Erwan juga menjelaskan beberapa hal yang menyebabkan penurunan penerimaan pendapatan asli daerah terutama disektor pajak daerah tahun 2020. Yakni karena pandemi covid 19, 3 pajak daerah diberikan relaksasi sebesar 100 persen selama 3 bulan, dan pemotongan pajak sebesar 50 persen sampai akhir tahun 2020. Yakni pajak hotel, pajak restoran dan hiburan.

Next Post

Realisasi APBD Dinas PUPR Tahun 2020 Capai 96,03%

Sen Jan 11 , 2021
Tabalong – Selama tahun 2020, Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Tabalong mendapat alokasi anggaran sebesar 179 milyar rupiah untuk berbagai program dan kegiatan. Namun karena pandemi covid nineteen, anggaran dirasionalisasikan menjadi 99 milyar rupiah. Anggaran tersebut terdiri dari APBD induk, APBD perubahan, dan dana intensif daerah. Dari seluruh […]